
Serang, (ProBanten) – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten bersama Polda Banten dan Dinas Perhubungan Provinsi Banten menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) yang dilaksanakan di Polda Banten, Senin (19/1).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengawali tahun 2026 dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025.
Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan membahas capaian penurunan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Banten. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sejumlah Polres telah berhasil menekan angka kecelakaan secara signifikan melalui berbagai program pencegahan yang terintegrasi. Namun demikian, masih terdapat beberapa wilayah yang memerlukan perhatian lebih karena upaya yang dilakukan belum menunjukkan hasil optimal.
Melalui forum ini, disepakati bahwa seluruh program pencegahan kecelakaan yang selama ini telah berjalan secara rutin dan terbukti efektif akan terus dilanjutkan.
Sementara itu, program yang dinilai belum memberikan dampak signifikan akan dievaluasi dan disesuaikan dengan karakteristik serta tingkat kerawanan masing-masing wilayah.
PT Jasa Raharja Kanwil Banten menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan kecelakaan, khususnya melalui pendekatan socio engineering.
Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui pelaksanaan safety campaign kepada berbagai lapisan masyarakat, sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta program MUKL berupa pelayanan kesehatan gratis yang menyasar pengemudi, kru angkutan umum, maupun masyarakat di terminal, perusahaan otobus (PO), dan lokasi strategis lainnya.
Selain itu, sinergi lintas sektor dengan stakeholder terkait seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, serta instansi lainnya akan terus ditingkatkan guna menciptakan sistem keselamatan lalu lintas yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Kasubag Pelayanan PT Jasa Raharja Kanwil Banten, Denny Prayudha Utama, menyampaikan bahwa “Forum ini menjadi ruang yang sangat penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun langkah bersama. Upaya pencegahan kecelakaan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antarinstansi. Jasa Raharja akan terus mendorong pendekatan preventif melalui edukasi dan pelayanan kesehatan, dengan harapan angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban dapat terus ditekan.” (Rid)