Jasa Raharja Tangerang Ingatkan Manfaat Jaminan Keselamatan Penumpang di PO Royal Wisata Nusantara

Tangerang, (ProBanten) – Petugas Jasa Raharja Tangerang Indah Hayati pada hari Jumat 23 Januari 2026 kembali mengunjungi PO Bus Royal Wisata Nusantara yang beroperasi di wilayah Tangerang sebagai suatu bentuk langkah proaktif dalam memberikan perlindungan kepada penumpang angkutan umum.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk suatu hubungan yang baik dan erat kepada setiap pengusaha angkutan umum serta memfasilitasi pembayaran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) agar lebih tertib dan lancar.

Indah mengungkapkan pihaknya mengawali awal tahun dengan membangun komunikasi yang baik dan memperkuat hubungan dengan pemilik perusahaan angkutan umum di Tangerang sekaligus mengutip Iuran Wajib yang harus dibayarkan oleh setiap pengusaha angkutan umum yang kemudian dana tersebut akan dihimpun dan digunakan untuk memberikan santunan kepada masyarakat jika terjadi kecelakaan lalu lintas jalan.

Pada kesempatan ini, pihak Jasa Raharja sekaligus melakukan sosialisasi Aplikasi JR Safety Road yaitu program edukasi berkendara aman yang dikemas menarik untuk meningkatkan kemampuan berkendara, yang menampilkan berita, tips, dan informasi lain terkait keselamatan berkendara.

Di dalam aplikasi ini terdapat fitur keselamatan berkendara, peringatan batas kecepatan, peringatan pengereman mendadak, peringatan menerima telepon, dan peringatan batas waktu berkendara. Kegiatan dilanjutkan dengan download aplikasi secara langsung oleh para karyawan PO Royal Wisata Nusantara.

Di lokasi berbeda, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tangerang, Panji Artha, menyatakan bahwa salah satu tugas pokok dan fungsi PT Jasa Raharja adalah memegang amanah mengelola program asuransi sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 jo PP Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Dalam UU No.33 Tahun 1964, dijelaskan bahwa korban yang berhak atas santunan, adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan umum yang mengalami kecelakaan selama penumpang berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan.

“Kami berharap dengan koordinasi yang baik antar berbagai pihak dapat meminimalisir tingkat kecelakaan lalu lintas dan dengan melakukan kegiatan kunjungan ini merupakan bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus petugas Jasa Raharja dapat secara langsung melakukan konsolidasi data kendaraan milik PO Bus yang masih berlaku atau sudah tidak beroperasi lagi,” tutup Panji. (Rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *