
Tangerang, (ProBanten) – Untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, Jasa Raharja Tangerang bersama UPT Samsat Serpong menghadirkan Mobil Samsat Keliling/Samling di SMU Al Azhar BSD Tangsel.
Kegiatan ini bertepatan dengan acara Pesona Budaya Nusantara yang diadakan selama dua hari yaitu pada hari Jumat dan Sabtu 19 -20 Juni 2026 di sekolah tersebut.
Selain bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan memenuhi kewajiban pembayaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor ) dan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan ) tepat waktu, adanya mobil samling yang diparkir di halaman sekolah mulai Pk. 8.00 pagi itu memudahkan guru, staf, orang tua murid, dan warga sekitar untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor secara cepat dan praktis.
Tampak hadir petugas Jasa Raharja Tangerang Satya Wardhani bersama anggota UPT Serpong melayani wajib pajak yang antri dengan tertib untuk melakukan proses perpanjangan STNK tahunan, pembayaran PKB, dan SWDKLLJ Jasa Raharja.
Satya menyampaikan hadirnya Samling di sekolah adalah bentuk sinergi jemput bola. “Kami sadar banyak warga yang waktunya terbatas karena kerja dan urusan keluarga. Dengan adanya mobil samling di SMU Al Azhar, orang tua yang hadir di acara sekolah hari ini bisa membayar pajak tanpa harus ke kantor Samsat. Sekaligus kami sosialisasikan pentingnya SWDKLLJ untuk perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Di lokasi berbeda Kepala Jasa Raharja Tangerang, Panji Artha menegaskan bahwa masyarakat perlu memahami bahwa dalam komponen PKB ( Pajak Kendaraan Bermotor ) yang dibayarkan oleh masyarakat terdapat Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) yang digunakan untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
“Melalui program jemput bola seperti ini, kami berharap berharap tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya terus meningkat, sekaligus memperluas cakupan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kedepannya kami akan terus berkolaborasi dengan Bapenda dan Kepolisian untuk meingkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor di wilayah Tangsel‘’ tutup Panji. (Rid)